04/08/2021

Suka Duka Menjadi Seorang Freelance

Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, menjadi seorang freelancer menjadi sangat diminati banyak orang dalam menambah penghasilan atau sekedar untuk lebih produktif. Beberapa situs yang menyediakan tawaran pekerjaan untuk freelance seperti Projects , Fiverr . Kedua situs tersebut merupaka situs freelancer untuk indonesia dan luar negeri. Kalian bisa mencari cari tawaran disana.

Nah, apakah Agan Sista adalah salah satu orang tersebut dan berminat menjadi freelancer? Jika iya, kalian harus tau bagaimana suka duka menjadi freelancer berikut ini.

Gak Selalu Mudah, Berikut Suka Duka Menjadi Pekerja Freelance (Freelancer)

1. Waktu yang fleksibel

Freepik

Jenis pekerjaan freelance menjadi sangat diminati karena waktunya yang fleksibel. Kalian bisa dengan leluasa memilih kapan waktu untuk mengerjakan pekerjaanmu. Bisa mengerjakan saat pagi, siang, sore, atau bahkan saat malam hari.

2. Bisa dikerjakan dimana saja

Selain waktunya yang fleksibel, pekerjaan freelance juga bisa Gan Sist kerjakan dimana saja. Tidak perlu ke kantor, pekerjaan bisa Gan Sist kerjakan di rumah. Bahkan, Gan Sist masih bisa bekerja meskipun sedang liburan ke luar kota. Inilah yang menjadi daya tarik pekerjaan freelance sehingga banyak yang berminat menjadi freelancer.

3. Tidak terikat dengan perusahaan

Freelancer adalah pekerja lepas, yang artinya pekerjaan freelance tidak terikat dengan perusahaan. Itulah mengapa freelancer tidak harus pergi ke kantor untuk mengerjakan pekerjaannya. Hal ini tentu menjadi poin plus disaat pandemi seperti sekarang ini.

4. Menyalurkan hobi sekaligus mendapatkan penghasilan

Sangat menyenangkan ketika melakukan suatu hobi sekaligus mendapatkan penghasilan. Rata-rata freelancer mengambil job sesuai dengan hobi atau kesukaannya. Misalnya jika Gan Sist suka menulis, Gan Sist bisa menyalurkan hobi tersebut dengan bergabung menjadi penulis konten lepas di beberapa situs. Atau Gan Sist bisa menawarkan jasa fotografer jika Gan Sist suka fotografi dan memiliki skill dalam mengambil gambar.

5. Penghasilan yang tidak menentu

Bekerja menjadi seorang freelancer tidak selalu diiringi dengan kesenangan dan kemudahan. Dibalik itu semua, tetap ada beberapa kendala dan kesulitan saat menekuni profesi ini. Salah satunya adalah masalah penghasilan. Penghasilan seorang freelancer ditentukan dengan banyaknya pengguna jasa yang ditawarkannya. Apabila tidak ada tawaran pekerjaan, maka seorang freelancer tidak mendapatkan penghasilan.

6. Cemas terhadap pihak yang diajak bekerja sama

Tidak hanya masalah penghasilan, kecemasan terhadap pihak yang diajak bekerjasama pun kerap kali menghantui para freelancer. Kasus pembayaran yang terlambat hingga kaburnya pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak melakukan kewajibannya membayar setelah pekerjaan selesai dikirim menjadi kegalauan utama para freelancer.

7. Persaingan yang semakin ketat

Selain kecemasan yang selalu menghantui, persaingan dalam dunia freelance juga semakin hari semakin ketat. Seorang freelancer dituntut untuk selalu membangun reputasi yang mumpuni. Meski demikian, hal ini akan membuat seorang pekerja freelance untuk terus berkembang maju.

 

Ya sekian artikel mengenai suka duka freelancer. setelah membaca ini apakah kalian tetap ingin menjadi freelancer? berikan komentar kalian gaes.

 

BACA JUGA

Susah Tidur dan Cara Meningkatkan Kualitas Tidur

4 Pekerjaan Work From Home untuk yang Hobi Menulis/Writer

Tinggalkan Balasan