01/07/2022

Seberapa Efektif Masker Dapat Melindungi Kita Dari Virus Covid19?

Image source : Biznetnetwork.com

 

Apakah masker dapat membantu memperlambat penyebaran coronavirus ? Tentu saja, dengan menggunakan masker dan tindakan pencegahan lainnya, seperti melakukan suntik vaksinasi, mencuci tangan dan menjaga jarak dapat membantu mengurangi penyebaran virus Covid 19.

Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, merekomendasikan beberapa masker yang bisa digunakan untuk masyarakat umum. Jika kita sedang berada dalam area dengan jumlah penderita corona yang tinggi seperti di rumah sakit dan kasus penambahan baru coronavirus, kita direkomendasikan untuk menggunakan masker yang terpasang dengan prosedur yang benar di dalam ruangan atau di tempat umum.

Jenis masker N95 non bedah memberikan perlindungan paling besar dari penularan Covid 19. Masker KN95 dan masker medis yang sejenis memberikan perlindungan tertinggi nomor dua. Sedangkan untuk masker kain kurang memberikan efektifitas yang baik untuk perlindungan dari virus ini.

Jika kita memiliki system kekebalan yang lemah, memiliki resiko yang paling tinggi untuk tertular virus ini. Gunakan masker yang memberi perlindungan efektif ketika sedang berada di luar atau berada di rumah sakit untuk menghindari penularan virus corona.

 

JENIS – JENIS MASKER DAN EFEKTIFITASNYA

Masker N95

Masker N95 adalah masker yang memenuhi standar medis internasional. Masker ini memberikan perlindungan paling tinggi dari jenis masker lainnya. Respirator pada masker ini memberi perlindungan dengan menyaring setiap partikel kecil dan besar ketika menghirup udara. Umumnya masker ini digunakan oleh para anggota medis atau orang – orang yang berada di garis depan melawan virus Covid 19. Masker ini biasanya hanya sekali pakai, tetapi para peneliti sedang menguji cara untuk mensterilkan masker agar dapat digunakan kembali.

Masker KN95

Masker ini juga salah satu masker yang direkomendasikan dan memenuhi standar medis internasional. Masker ini juga dapat menyaring partikel – partikel kecil dan besar. Masker ini juga di wajibkan untuk para petugas medis dan garda terdepan dalam penanganan virus Covid 19, masyarakat umum juga bisa menggunakan masker jenis ini. Akan tetapi, banyaknya permintaan masker ini, banyak jenis masker KN95 yang palsu atau tidak memenuhi standar kesehatan. Sehingga kita harus berhati – hati dalam memilih dan membeli masker jenis ini.

Masker Medis atau Masker Bedah

Masker ini digunakan hanya untuk sekali pakai, dalam penggunaannya yang nyaman dan longgar, biasanya masyarakat umum menggunakan masker ini untuk melindungi diri dari penularan Covid 19. Masker medis digunakan untuk melindungi dari droplets dan aerosol yang mungkin mengandung virus dan kuman. Menggunakan masker medis tidak meningkatkan kadar karbon dioksida dan tidak menyebabkan mudah sesak ketika melakukan kegiatan atau aktivitas lainnya.

Masker Kain

Di awal – awal munculnya virus Covid 19, banyak masyarakat yang menggunakan masker dari bahan kain. Hal ini disebabkan karena terjadinya kelangkaan masker standar medis, banyak masyarakat yang melakukan panic buying sehingga masker kain menjadi salah satu alternatif pengganti masker standar medis.

Masker kain digunakan untuk mencegah droplets dan aerosol yang dikeluarkan ketika kita batuk, bersin dan bernapas. Masker ini juga dimaksudkan untuk mencegah menghirup dropletsi dan aerosol yang dikeluarkan oleh orang lain. Masker kain yang paling efektif adalah masker yang terbuat dari beberapa lapis kain, minimal 2 lapis kain untuk mengurangi efektifitas penularan virus Covid 19.

 

Bagaiman dengan face shield atau pelindung wajah ?

Penggunaan pelindung wajah tidak direkomendasikan tanpa di lapisi penggunaan masker wajah, karena face shield tidak memungkinkan dalam digunakan dalam beberapa situasi. Di anjurkan untuk menggunakan masker wajah terlebih dahulu baru di lapisi dengan pelindung wajah.

PROSEDUR PENGGUNAAN MASKER

Efektivitas masker medis dan masker medis bisa ditingkatkan dengan cara memastikan pemasangan masker pada wajah dengan baik. Mencegah adanya kebocoran pada rongga – rongga dibagian tepi masker. Memakai masker yang benar adalah harus menempel pas pada bagian hidung, dagu dan mulut. Kita akan merasakan hembusan nafas yang hangat di bagian ruang masker dan mencegah udara keluar dari setiap ujung masker. Pemilihan masker yang memiliki strip pada hidung yang bisa ditekuk, membantu mencegah terjadinya kebocoran udara dari bagian tepi masker.

Masker dengan dua lapis jenis kain yang berbeda terkadang juga menjadi pilihan, beberapa orang mengkombinasikan antara masker medis dan juga masker kain untuk perlindungan lebih. Masker medis pada lapisan pertama dan masker kain pada lapisan kedua. Kita tidak perlu menambahkan lapisan masker lagi apabila menyebabkan sesak napas atau kesulitan bernapas.

Jika menggunakan masker jenis N95 dan KN95, pastikan pas dan rapat dengan bagian hidung wajah dan dagu kita. Jangan biarkan adanya kebocoran udara pada bagian tepi masker.

Cuci tangan sebelum menggunakan dan melepas masker kalian. Pastikan masker kalian tetap steril dan jangan sering melepas – pasang masker ketika anda sedang berada di luar atau beraktivitas di kerumunan. Gantilah masker yang bersih dan baru apabila masker yang digunakan sudah kotor atau basah.

Apakah perlu vaksin ketika sudah melakukan prosedur penggunaan masker ?

Tentu saja kita perlu melakukan vaksinasi, karena dengan vaksinasi dapat menambah pencegahan penularan virus Covid 19. Setelah vaksinasi, kita bisa lebih aman dalam bekerja dan melakukan berbagai macam aktifitas diluar. Tetapi ketika berada di area penularan yang tinggi seperti rumah sakit, kita harus tetap menjaga protokol kesehatan. Vaksinasi lengkap apabila kita sudah mendapatkan dua dosis vaksinasi, kita akan dianggap aman dan memenuhi syarat ketika kita sudah mendapatkan vaksin dosis kedua atau vaksin booster.

 

Referensi :

Coronavirus disease (COVID-19) advice for the public: When and how to use masks. World Health Organization.

The Use of Masks in the Prevention and Management of Covid 19 : Rationality, Effectiveness and Current Issues. https://jurnal.stikesmus.ac.id/index.php/avicenna.

Tinggalkan Balasan