Traveling Hanya Dengan Anak, Ibu Bisa Melakukan 4 Hal Ini.

Bagi anda seorang ibu, ingin mengadakan perjalanan hanya berdua saja dengan anak bisa saja dilakukan. Situasi ini bisa saja terjadi karena kondisi tertentu misalnya suami tak mendapat cuti dari pekerjaannya atau Anda seorang ibu tunggal. Sebelum traveling, pastikan ibu melakukan persiapan sebagai berikut ;

  1. Bawa Perlengkapan Anak

Perlengkapan anak umur 6 bulan tentu saja berbeda dengan perlengkapan anak umur 6 tahun. Jika anak masih berumur 6 bulan, Anda perlu membawa diapers, perlengkapan mpasi (makanan pendamping air susu ibu), atau bahkan alat pompa asi dan tempat penyimpanannya. Namun jika anak berumur 6 tahun tentu saja tak lagi memerlukan semua itu. Ibu bisa mempersiapkan baju ganti, bantal atau boneka kesayangan dan obat-obatan pribadi yang diperlukan misalnya paracetamol, minyak telon, minyak kayu putih atau balsam.

2.Memastikan Kondisi Anak

Anak dalam keadaan sakit biasanya saat perjalanan akan merasa tidak nyaman, susah tidur bahkan sering menangis. Tentu saja hal ini membuat perjalanan jadi sedikit terganggu. Selain Anda yang merasa kerepotan, pada keadaan jika berpergian dengan kendaraan umum akan membuat tak nyaman penumpang yang lainnya.  Pastikan anak dalam kondisi sehat saat akan melakukan traveling. Anak akan dapat menikmati perjalanan dengan ceria, banyak tertawa dan bercerita jika dia sudah mampu bercerita yang pasti tak akan rewel.

Jika dalam kondisi anak sakit dan Anda terpaksa membawanya berpergian maka pastikan sudah melakukan konsultasi dengan dokter Anak dan membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan.

3. Latih Perjalanan Pendek Sebelum Perjalanan Jauh

Anak-anak yang sudah biasa melakukan perjalanan pendek misalnya Jakarta-Bandung tentu lebih mudah jika Anda akan ikut serta membawanya dalam perjalanan lebih panjang misalnya ke Jakarta-Singapura. Anak yang terbiasa merasakan traveling tak lagi kaget jika dia harus tidur di kursi penumpang atau di pelukan ibunya, karena tak ada kasur yang empuk seperti di rumah sendiri.

Anak-anak yang terbiasa melakukan perjalanan antar kota juga sudah biasa merasakan bagaimana kondisi di jalan misalnya saat macet, berhenti untuk istirahat atau buang air kecil dan buang air besar di kamar mandi umum.

4. Kemas Barang Dengan Ringkas

Berpergian saat sendiri tentu saja berbeda saat berpergian dengan anak. Saat sendiri barang yang dibawa lebih sulit dan tak banyak mendapatkan masalah. Namun lain ceritanya jika berpergian dengan anak, terutama bayi. Jika dengan bayi, Anda perlu membawa mangkuk dan sendok makan, makanan bayi, susu, atau bahkan ember bayi untuk mandi yang bisa dilipat.

Untuk memudahkan membawanya maka Anda perlu menyusun daftar apa saja yang perlu dibawa agar tidak ada yang tertinggal. Pastikan barang yang dibawa hanya barang yang penting yang akan digunakan nantinya.

Anda juga harus mengemas dengan ringkas sehingga mudah dibawa atau mungkin jika harus dipindahkan dalam satu kendaraan ke kendaraan lainnya saat berpergian. Mengemas barang dengan ringkas juga memudahkan jika ingin mencari barang atau ganti baju saat perjalanan.

Mengemas secara ringkas berarti anda juga dapat mengantisipasi jika tak perlu membawa bottle stabilizer yang berfungsi untuk mensterilkan alat makan bayi, Anda bisa menggantinya dengan air panas.

Perjalanan ibu dan Anak bisa jadi pengalaman seru yang tak akan terlupakan. Pengalaman indah ini bisa mempererat bonding antar keduanya. Selain itu membuat anak jadi semakin peka terhadap lingkungan dan menghargai sebuah perjalanan. Jangan lupa mempersiapkan segala sesuatunya dan semoga perjalanannya lancar ya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *