Berkedok Blackmarket, Waspadai Rayuan Penjualan Handphone Blackmarket yang Mengaku Terpercaya

Berkedok Blackmarket, Waspadai Rayuan Penjualan Handphone Blackmarket yang Mengaku Terpercaya

 02

    

     Handphone merupakan barang wajib yang harus dimiliki oleh semua orang. Pesatnya perkembangan teknologi handphone dan persaingan bisnis handphone yang semakin ketat, membuat perusahaan handphone berlomba-lomba untuk mengeluarkan tipe – tipe handphone yang diminati oleh pasaran.

     Apalagi dengan adanya e-commerce bisa memudahkan anda untuk mencari handphone dengan tipe sesuai dengan keinginan anda tidak perlu susah-susah untuk ke konter handphone. Dengan adanya e-commerce anda juga bisa membandingkan harga handphone yang anda cari dengan harga – harga yang terdapat di setiap toko online sehingga bisa mendapatkan barang yang sama dengan harga yang murah.

     Lalu apa itu e-commerce ? E-commerce sendiri adalah sebuah tempat untuk penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, website dan jaringan komputer lainnya. Perkembangan E-commerce sendiri sekarang sangat lah pesat karena mempermudah bagi penggunanya. Bagi pembeli perlu diperhatikan semakin luasnya perkembangan e-commerce juga semakin banyaknya penjual yang menjual barang-barang ilegal, demi mendapatkan keuntungan lebih. Contohnya saja handphone blackmarket.

     Memang sih…, harga handphone dari blackmarket  jauh lebih murah dibandingkan dengan harga handphone yang mempunyai garansi resmi. Namun pembelian handphone melalui blackmarket mempunyai banyak resikonya. Berikut saya jabarkan untuk kelebihan dan kekurangan handphone blackmarket sebagai berikut :

Kelebihan :

  1. Harga hape murah,
  2. Tipe atau merk handphone yang dicari tidak dijual di dalam negeri,
  3. Mendapatkan handphone sebelum waktu launching,
  4. Mendapatkan tipe, dan warna handphone limited edition
  5. Jika anda pintar dalam memilih barang di blackmarket maka anda akan mendapatkan barang yang berkualitas,

Kekurangan :

  1. Tidak mendapatkan garansi resmi dari dalam negeri,
  2. Jika handphone mengalami keusakan sangat sulit untuk bisa klaim garansi handphone,
  3. Resiko handphone mengalami kerusakan sangat besar,
  4. Ancaman pemblokiran IMEI ponsel oleh pemerintan dalam negeri,
  5. aksesorisnya abal-abal,
  6. Terikat kontrak dengan operator tertentu,
  7. Sulit mencari aksesoris maupun sparepart handphone,
  8. Handphone dari blackmarket belum tentu asli.

     Hape murah memang sangat banyak menarik pelanggannya, namun tidak jarang ada banyak yang tertipu dengan penjualan hape murah di sosial media. Contoh saja saya pernah menemukan di facebook ada yang menjual handphone dengan merk dan tipe tertentu dijual dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Demi untuk menyakinkan konsumen pemilik akun facebook tersebut melampirkan foto handphone dan suasana konter. Biasanya konsumen yang tertarik langsung menghubungi nomor yang sudah tercantum di dalam postingan tersebut. Selanjutnya, konsumen diminta terlebih dahulu  untuk mentrasfer sejumlah uang ke rekening penjual handphone tersebut. Jumlah uang yang ditransfer sesuai dengan harga handphone yang dibeli. Setelah itu foto bukti pembayarannya dikirim ke nomor penjual handphone dan barang akan dikirim.

     Namun setelah ditungu-tunggu sekian lama barang tersebut tidak juga datang dan nomer yang sebelumnya bisa dihubungi menjadi tidak aktif dan kesimpulannya adalah bahwa konsumen tersebut terkena penipuan dengan modus penipuan hape murah. Jadi berhati-hatilah dan jangan tergiur dengan harga murah kecuali anda membeli handphone/barang tertentu melalui situs online terpercaya dan aplikasi online seperti bukalapak, lazada, tokopedia, blinbli, shopee, dll yang melibatkan pihak ketiga dalam transaksi penjualan/pembelian.

     Sebelum membeli handphone cek terlebih dahulu apakah handphone yang ada beli itu resmi atau handphone blackmarket. Perhatikan beberapa tips dibawah ini:

  1. Membeli handphone di gerai distributor resmi , gerai vendor resmi, dan toko online yang terpercaya yang melibatkan pihak ketiga (bukalapak, lazada, tokopedia, blinbli, shopee, dll).
  2. Jika anda membeli handphone di toko online (facebook dan instagram) tanpa melibatkan pihak ketiga lebih aman jika mencari toko online yang di dalam kota saja. Supaya pengambilan dan pembayarannya bisa secara langsung, kalau anak zaman sekarang lebih sering menyebutnya “COD”.
  3. Simpan bukti kwitansi pembelian.
  4. Mengecek nomor garansi resmi yang biasanya terdapat di kemasan handphone; buka situs https://sertifikasi.postel.go.id, pilih “Daftar Sertifikasi”, klik “Sertifikat Berlaku” dan masukkan nomor sertifikat yang tertera pada label di kotak kemasan handphone. Jika nomor sertifikatnya sesuai dengan model handphone anda, berarti handphone tersebut sudah tersertifikasi dan sudah resmi dipasarkan di Indonesia. Jika nomor sertifikasinya tidak sesuai dengan model handphone anda berarti handphone tersebut adalah barang dari blackmarket.

02

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *