Alasan Kenapa Wanita Mau Dijodohkan

Wanita yang telah memasukki usia 30 tahun dan masih sendiri biasanya akan terusik dengan pertanyaan kenapa masih sendiri, atau pertanyaan senada misalnya kapan menikah. Pertanyaan yang dilontarkan oleh kerabat atau teman dekat bisa jadi bentuk perhatian dari mereka. Bahkan tak jarang para kerabat dan sahabat berusaha memperkenalkan seorang laki-laki yang juga masih sendiri untuk dijodohkan dengan Anda.

Ketika ada yang menawarkan ingin menjodohkan seseorang dengan Anda, jangan menjawabnya dengan tergesa-gesa. Jangan langsung menolak jika tidak berkenan, siapa tahu ternyata cocok dan berlanjut sampai pelaminan. Beberapa wanita justru lebih suka dijodohkan dengan laki-laki yang menjadi pilihan orang tua atau kerabat dekat yang sudah sangat dikenal. Inilah alasan yang kenapa wanita dewasa bersedia untuk dijodohkan.

  • Tak Lagi Bingung Memilih

Anda tak perlu lagi menyeleksi laki-laki mana yang akan menjadi pendamping hidup. Memilih laki-laki yang akan jadi suami memang gampang-gampang susah. Yang sudah menjadi teman dekat terkadang tak cocok dan tak berlanjut ke tahap yang lebih serius. Berbagai karakter laki-laki yang menjadi teman Anda juga berbagai macam dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda jadi bingung dengan mana yang terbaik menurut Anda. Dengan perjodohan, apalagi jika orang tua yang menjodohkan maka Anda tak perlu bingung karena tinggal menyerahkan segala sesuatu kepada orang tua. Beberapa wanita yang mau dijodohkan mengatakan jika urusan cinta dapat dibangun setelah pernikahan.

  • Bosan Dengan Pacaran

Pacaran bertahun-tahun namun belum juga ada pembicaraan ke jenjang pernikahan apalagi usia sudah tak lagi muda terkadang membuat wanita menjadi lelah. Apalagi jika dalam pacaran beberapa kali putus nyambung putus nyambung. Menerima perjodohan dapat menjadi jalan terbaik ketika Anda bosan dengan pacaran. Dengan perjodohan ini berarti bahwa akan ada tahap serius, jadi tidak akan ada hubungan yang datar, begitu-begitu saja dan labil.

  • Disibukkan dengan Urusan Pekerjaan.

Wanita di era sekarang ini banyak yang menduduki jabatan-jabatan penting dan bahkan dipercaya untuk menjadi pemimpin di berbagai instansi swasta maupun pemerintah. Mereka tak ada waktu untuk memikirkan tentang pasangan hidup karena sudah disibukkan dengan urusan pekerjaan. Fokus terhadap karier jadi mengorbankan waktu mereka dalam mencari pendamping hidup. Alternatif terbaik agar bisa tetap fokus dalam urusan pekerjaan namun mendapatkan pendamping adalah dengan menerima perjodohan.

  • Mau Berbahagia

Setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan. Terkadang kebahagiaan orang tua berada di atas kebahagiaan diri sendiri. Wanita yang menerima perjodohan tak ingin orang tua mereka menjadi cemas dan khawatir tentang masa depan anaknya. Untuk kebahagiaan orang tua, maka wanita ikhlas dijodohkan.

Anda juga bisa merencakanan kebahagiaan untuk diri sendiri dengan memiliki pasangan hidup yang saling menyanyangi dan mendukung.

  • Mau Pacaran Setelah Menikah

Mengenal lebih dekat dengan pasangan setelah menikah ternyata mengasyikkan lho. Anda seperti pacaran dengan suami sendiri. Melakukan travelling ke kota bahkan ke negara lain dengan dibumbui bulan madu tentu akan menghadirkan suasana yang lebih romantis. Belum mengenal sebelumnya dan baru  dimulai pada awal pernikahan bisa menjadi kesempatan untuk membangun hubungan cinta.

Inilah lima alasan kenapa wanita mau dijodohkan. Memang benar jika jodoh di tangan Tuhan, namun Anda tetap harus melakukan usaha salah satunya dengan menerima jika dijodohkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *